Powder Coating

Sejarah Perkembangan Powder Coating

Powder coating adalah salah satu cara paling efektif untuk menghasilkan tampilan yang atraktif, sekaligus melindungi berbagai jenis produk metal. Meskipun kini cat bubuk sudah makin populer, tetapi masih sedikit orang yang tahu seberapa menariknya proses awal kemunculan teknik ini.

Belum banyak juga yang tahu pesatnya pengembangan teknik ini sejak awal penemuan hingga masa sekarang. Kali ini, kami akan berbagi sejarah powder coating untuk membantu Anda mengenal lebih akrab tentang teknik yang super berguna ini.

Awal mula powder coating

Di era modern saat ini, powder coating telah terkenal dalam berbagai bidang di seluruh dunia. Namun, pencapaian ini tidak terlepas dari proses dan tempat asalnya, yakni di Jerman. Para ahli di Eropa pertama kali mengembangkan teknik ini pada tahun 1940-an sampai awal 1950-an. Ternyata, penggagasan cat serbuk ini tercipta karena adanya kekhawatiran mengenai pencemaran lingkungan. Adapun pencemarah tersebut berasal dari kontaminasi pelarut cair pada cat konvensional atau cat basah.

Awalnya, teknik coating ini memakai metode sederhana, yakni flame-sprayed (menyemprotkan api) pada serbuk polimer organik ke permukaan logam untuk melapisinya. Sayangnya, metode ini masih sangat konvensional dan tidak seefektif harapannya. Menyadari hal ini, seorang ilmuan Jerman bernama Dr. Erwin Gemmer mengembangkan metode baru untuk mengaplikasikan resin termostatik menggunakan aplikasi berfluida (fluidized-bed) pada logam.

Pada tahun 1953, Dr. Gemmer mengajukan hak paten untuk teknik ini. Barulah pada dua tahun kemudian, ia akhirnya berhasil menerima hak patennya. Teknik ini sangat populer antara tahun 1958 sampai 1965. Lapisan yang dihasilkan oleh teknik ini sangat fungsional untuk tujuan utamanya. Yaitu menciptakan perlindungan yang lebih tahan karat dan gores dibanding cat basah.

Kemajuan dalam proses pengembangannya

Meskipun penggunaan teknik fluidized-bed ini sudah berjalan beberapa tahun, para ahli terus mengembangkan berbagai teknik lainnya. Sampailah pada sekitar tahun 1962 sampai 1964, muncullah terobosan besar. Yaitu pengaplikasian cat menggunakan teknik elektrostatik. Meskipun metode elektrostatik sudah digunakan pada cat basah, tetapi penggunaan untuk cat bubuk masih belum umum hingga saat itu.

Penggunaan car bubuk pun kian mudah dan efektif berkat pengembangan bahan powder coating yang baru dan perbaikan proses pengaplikasian. Proses ini menggunakan electrostatic spray gun untuk menyemprotkan cat bubuk seolah-olah bertekstur cair.

Teknik elektrostatik ini terus mendapatkan perhatian seiring kemunculan empat jenis utama dari thermosetting resin. Di antaranya yakni epoxy, epoxy polyester, polyester, dan polyurethane. Metode elektrostatik ini juga memudahkan powder coating digunakan pada berbagai benda logam yang komersial.

Salah satu masalah utama dari metode original pengaplikasian powder coating adalah sulitnya mengontrol ketebalan lapisan powder yang dihasilkan. Nah, kemajuan dalam proses pelapisan cat bubuk menggunakan elektrostatik ini menghasilkan keuntungan, yakni:

  1. Proses pelapisan menjadi lebih mudah karena spray gun bisa mengaplikasikan powder secara merata di seluruh permukaan.
  2. Kini, memungkinkan untuk mengatur ketebalan (thickness) lapisan/coating yang sesuai keinginan.

Sejak bisa menggunakan metode electrostatic, penggunaan dan kepopuleran powder coating pun melesat cepat di seluruh dunia. Tak terkecuali di Indonesia, hingga saat ini.

Share:

Artikel Lainnya:

Powder Coating Rak Tube
Uncategorized
UTS

Powder Coating Rak Tube

Apakah Anda sedang membutuhkan powder coating rak? powder coating pada rak merupakan pilihan yang tepat.Berbeda dengan pengecatan biasa powder coating dikenal mempunyai warna yang lebih

Read More »
Powder Coating Tiang Pipa
Uncategorized
UTS

Powder Coating Tiang Pipa

Tiang pipa menjadi salah satu bagian penting pada dunia konstruksi karena kekuatan dan fleksibilitas pemakaiannya.Biasanya terbuat dari baja berkualitas tinggi yang dibuat khusus untuk menyangga

Read More »